Bale Bandung

Soal Pesantren Ilegal, Bupati Bandung Dukung Tim Khusus Razia Menko PM

×

Soal Pesantren Ilegal, Bupati Bandung Dukung Tim Khusus Razia Menko PM

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung Dadang Supriatna

SOREANG, Balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menandaskan dirinya sangat mendukung langkah yang akan dilakukan tim khusus yang telah dibentuk Menteri Kordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar untuk merazia lembaga yang mengatasnamakan pesantren atau yang disebutnya pesantren palsu.

Menurut Bupati Bandung langkah tersebut penting untuk menjaga nama baik pesanten yang legal dan terdaftar di Kementerian Agama.

“Saya sangat mendukung adanya razia tersebut, sebagaimana harapan Pak Menko PM Gus Muhaimin agar pemerintah daerah juga ikut serta berperan aktif dalam upaya menertibkan lembaga yang mengatasnamakan pesantren,” kata bupati dalam keterangannya, Kamis 26 Juni 2025.

Pernyataan dukungan ini disampaikan Bupati yang akrab disapa Kang DS itu menyusul keprihatinan atas maraknya lembaga pendidikan agama yang beroperasi tanpa izin dan melakukan praktik eksploitatif terhadap anak atau santri.

Bupati Kang DS menyebut, sejumlah kasus yang melibatkan pesantren ilegal telah mencuat termasuk di Kabupaten Bandung. Salah satunya, kasus yang melibatkan pengasuh pesantren ilegal di Soreang yang terjerat kasus pelecehan seksual beberapa bulan lalu dan sudah dijadikan tersangka.

“Saya optimistis langkah Gus Muhaimin ini akan menyelamatkan marwah dan nama baik pesantren yang selama ini menjadi benteng moral di masyarakat. Ke depan tidak ada lagi yang merusak nama baik pesantren,” tegasnya.

Sebagai kepala daerah, Kang DS yang juga Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung itu mengaku siap dan segera bergerak untuk menjalankan instruksi Menko PM tersebut.

“Kami bersama Forkopimda dan aparat siap bersama-sama menyelematkan pesantren dengan melakukan pendataan dan meresgistrasi ulang pesantren-pesantren yang ada di Kabupaten Bandung. Jangan ada lagi pesantren abal-abal yang malah merusak nama baik pesantren,” tutur Kang DS.

Sebelumnya diberitakan, Menteri Kordinator Pemberdayaan Masyarakat Muihaimin Iskandar menyatakan pihaknya telah membentuk tim khusus untuk merazia pesantren-pesantren abal-abal atau ilegal, terutama di Jawa Barat.

Menko PM menegaskan, pendidikan agama harus aman, legal, dan bertanggung jawab. Jangan ada lagi lembaga yang merusak nama baik pesantren. Hal ini diungkapkannya seusai membuka Konferensi Internasional The Transformation of Pesantren di Tanah Abang, Jakarta, Selasa 24 Juni 2025 malam.

“Saya punya tim khusus sekarang, untuk merazia lembaga yang mengatasnamakan pesantren, tapi dalam tindakan dan pengelolaannya banyak melakukan praktik eksploitatif. Ada tiga yang diharamkan, pertama bullying, kedua kekerasan seksual dan ketiga intoleransi. Ini yang harus dijaga,” kata Muhaimin Iskandar

Menurutnya, razia ini bertujuan untuk menindak pesantren ilegal yang menyebabkan pencemaran nama baik sekitar 41.220 pesantren resmi di Indonesia berdasar data Kementerian Agama.

“Saya kan menteri ya, dan tentu menggunakan kewenangan saya agar pesantren yang tidak tertib, kami tertibkan. Jadi, saya bersama teman-teman akan melakukan penyadaran, razia untuk mengingatkan karena kita tidak boleh diam melihat terjadinya penyelewengan ini,” kata Gus Muhaimin yang juga Ketua Umum PKB ini.

Ia berharap Kemenag bersama pemerindah daerah dengan di-back up oleh aparat kepolisian, agar benar-benar meregistrasi, me-review, dan mendeteksi pesantren-pesantren palsu yang tumbuh dimana-mana. “Dan mengekspoitasi kemiskinan untuk kepentingan segelintir orang mengatasnamakan pesantren,” ujar Muhaimin Iskandar.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]