Bubat dalam Pararaton: Tragedi yang Dipicu Nafsu Kuasa Gajah Mada

Bubat dalam Pararaton: Tragedi yang Dipicu Nafsu Kuasa Gajah Mada

Bale Bandung

PARARATON umumnya diartikan sebagai “Kitab Para Ratu”. Akar katanya adalah ratu. Dalam Jawa Kuno/Jawa Pertengahan, ratu tidak selalu berarti “ratu perempuan” seperti dalam bahasa Indonesia modern. Ratu bisa berarti penguasa, raja, raja perempuan, atau monark. Jadi lebih aman diterjemahkan sebagai penguasa kerajaan. Sumber ringkas juga menjelaskan Pararaton berasal dari “para ratu” yang berarti para penguasa, […]

Kidung Sunda Jilid I dan Dosa Politik Gajah Mada: Membaca Awal Tragedi Bubat

Kidung Sunda Jilid I dan Dosa Politik Gajah Mada: Membaca Awal Tragedi Bubat

Bale Bandung

balebandung.com – Tragedi Bubat tidak bisa terus-menerus dibaca sebagai kisah cinta yang gagal. Di balik rencana pernikahan Raja Majapahit, Hayam Wuruk, dengan putri Sunda, Dyah Pitaloka Citraresmi, ada perkara yang jauh lebih keras: kehormatan sebuah kerajaan yang dipaksa masuk ke dalam kalkulasi politik kekuasaan. Di titik itulah nama Gajah Mada tidak bisa dilepaskan. Ia bukan […]

Carita Parahyangan dan Luka Bubat: Saat Naskah Sunda Kuno Mencatat Perang di Majapahit

Carita Parahyangan dan Luka Bubat: Saat Naskah Sunda Kuno Mencatat Perang di Majapahit

Bale Bandung

Sebuah naskah tua dari daun lontar menyimpan ingatan panjang tentang Sunda. Namanya Carita Parahyangan. Naskah ini dikenal sebagai naskah anonim Sunda Kuno. Nama penulisnya tidak diketahui. Para ahli umumnya memperkirakan naskah ini disusun pada akhir abad ke-16, sekitar tahun 1580 M, tidak lama setelah masa akhir Pakuan Pajajaran. Dalam tradisi pernaskahan, naskah ini dikenal sebagai […]

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.