Bale Bandung

Teh Nia,” Ayo Cegah TB dengan Germas”

×

Teh Nia,” Ayo Cegah TB dengan Germas”

Sebarkan artikel ini
Ketua TP PKK Kab Bandung Kurnia Agustina Naser bersama Kadinkes Kab Bandung drg. Grace Mediana.,M.Kes jadi narasumber pada acara Penyuluhan TBC Kader di tingkat kabupaten/ kota dalam rangka peringatan Hari TB Sedunia (HTBS) tahun 2019 di Gd. Dewi Sartika Soreang, Rabu (21/3/19). by Humas Pemkab
Ketua TP PKK Kab Bandung Kurnia Agustina Naser bersama Kadinkes Kab Bandung drg. Grace Mediana.,M.Kes jadi narasumber pada acara Penyuluhan TBC Kader di tingkat kabupaten/ kota dalam rangka peringatan Hari TB Sedunia (HTBS) tahun 2019 di Gd. Dewi Sartika Soreang, Rabu (21/3/19). by Humas Pemkab

SOREANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) mencatat, 6.696 warga Kabupaten Bandung menderita penyakit Tuberkulosis (TBC) selama tahun 2018. TBC merupakan infeksi, yang disebabkan oleh organisme yang biasanya tidak menyebabkan penyakit pada orang dengan sistem kekebalan tubuh yang normal, tetapi dapat menyerang orang dengan sistem kekebalan tubuh yang buruk.

Menyikapi hal tersebut, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP.PKK) Kabupaten Bandung Kurnia Agustina Naser mengatakan, TBC sebagai penyakit yang cukup mematikan, dapat dicegah melalui GERMAS (Gerakan Masyarkat Hidup Sehat). Menurutnya selain Germas, pola Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), menjadi bagian dari upaya preventif menanggulangi sebaran TB di tengah masyarakat.

“Germas dan PHBS bisa menjadi solusi untuk mencegah meluasnya TBC. Apalagi menurut data Dinkes, tahun 2018 tercatat ada 6.696 orang yang mengidap TB. Ini harus segera diwaspadai, tentunya melalui berbagai kegiatan preventif dan promotif. Jadi ayo cegah TBC dengan Germas,” jelas Kurnia usai menjadi narasumber pada acara Penyuluhan TBC Kader di tingkat kabupaten/ kota dalam rangka peringatan Hari TB Sedunia (HTBS) tahun 2019 di Gd. Dewi Sartika Soreang, Rabu (21/3/19).

Nia mengatakan, program penanganan TBC harus dilakukan oleh semua kalangan. Peran masyarakat, industri, dan pemerintah sangat penting untuk bersinergi dalam menanggulangi TBC.

“TB ini cukup berbahaya, satu penderita TB bisa menularkan ke 10 orang. Bahkan dapat menyebabkan kematian jika tidak ditangani serius. Karena itu, sangat penting keterlibatan semua kalangan untuk menangani serangan TBC,” ungkapnya.

Sebagai ketua TP.PKK lanjutnya, ibu yang biasa disapa Teh Nia itu menyatakan, penanganan pencegahan bisa dilakukan juga melalui penguatan peran Posyandu, yang saat ini ada di setiap RW.

“Di Kabupaten Bandung sudah tersedia 4.288 posyandu. Dari jumlah itu, para kader harus paham betul informasi ini, untuk selanjutnya disampaikan kepada setiap keluarga yang ada di Kabupaten Bandung. Para kader ini bisa menjadi ujung tombak penyampai informasi bagi setiap keluarga, mudah-mudahan karena mereka lebih dekat dengan masyrakat, Germas dan PHBS nya bisa tersosialisasikan dengan efektif,” urai Teh Nia.

Sementara itu, Kepala Dinkes Kabupaten Bandung drg. Grace Mediana.,M.Kes menjelaskan, TBC merupakan penyakit menular yang disebabkan mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini ditularkan dari penderita TB aktif yang batuk. Air ludah penderita terhirup oleh orang yang kekebalan tubuhnya lemah.

“Faktor lingkungan menentukan penularan seperti kepadatan penduduk tinggi sehingga udara lembab dan pencahayaan matahari minim, serta rumah minim ventilasi,” kata Grace.

Menuruntnya, Dinkes terus menyosialisasikan penyakit TB ke warga. Banyak penderita yang pengobatannya tidak maksimal karena kurang disiplin. Karena itu, masyarakat perlu mengenali gejala tuberkulosis.

“Jaga terus kebersihan lingkungan, lakukan Germas dan ber PHBS lah, supaya terhindar dari segala peyakit, termasuk TBC,” tutupnya.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]