Bale Bandung

Teh Nia Ingin Jaga Eksistensi Usaha Rengginang Cikancung

×

Teh Nia Ingin Jaga Eksistensi Usaha Rengginang Cikancung

Sebarkan artikel ini
cabup Bandung Kurnia Agustina.
cabup Bandung Kurnia Agustina.

CIKANCUNG, Balebandung.com – Kecamatan Cikancung, Kabupaten Bandung, selama ini dikenal sebagai wilayah produsen sapi ternak. Namun jika menilik lebih jauh ke dalam banyak masyarakat di Kecamatan Cikancung yang berprofesi sebagai pelaku usaha rumahan rengginang.

Rengginang dari Kecamatan Cikancung ini sudah dikenal di sejumlah daerah di Jawa Barat. Sayangnya, bahan baku pembuatan rangginang masih disuplai dari luar Kabupaten Bandung.

“Ternyata UKM rangginang di Cikancung sudah ada sejak tahun 1991. Dari produksi nya sangat berpotensi sekali. Karena produksinya bisa skala besar,” kata Kurnia Agustina saat melakukan kunjungan, Rabu (7/10/2020).

Teh Nia sapaan akrabnya menyebut, bahan baku pembuatan rengginang berasal dari beras ketan. Beras ketan tersebut disuplai dari wilayah Kabupaten Subang. Harganya pun dinilai lebih murah dibanding dari Kabupaten Bandung.

Menurut Teh Nia, kurangnya dan mahalnya bahan baku dari Kabupaten Bandung menjadi perhatian dirinya. Untuk meningkatkan kesejahteraan pelaku UKM rangginang, Teh Nia berjanji akan memfasilitasi ketersediaan bahan baku.

“Ini jadi perhatian kami. Dan tentu PR bagi NU Pasti Sabilulungan ke depannya untuk memfasilitasi ketersediaan bahan baku dengan dinas terkait,” ujar Teh Nia yang kini menjadi calon bupati Bandung nomor urut 1 itu.

Dalam kunjungannya itu, Teh Nia mengaku cukup terkesima dengan produksi rengginang rumahan tersebut. Pasalnya, produksinya masih dilakukan dengan menggunakan metode sederhana. UKM rangginang di Kecamatan Cikancung, ujar dia, berpotensi bisa naik kelas. Pasalnya, rengginang bisa menjadi satu panganan yang luar biasa.

“Apalagi jika dalam produksinya dilakukan pembinaan dengan melibatkan akademisi teknologi pangan,” tuturnya.

Dikatakan Teh Nia, rengginang masih mudah untuk didapatkan dan ditemui. Meski dalam masa pandemi, makanan ringan tersebut masih tetap diproduksi. Ia berpesan agar produsen rangginang di Cikancung tidak berkecil hati. Sebab, rengginang masih bisa bersaing dengan produk makanan ringan lainnya.

“Sekarang bagaimana caranya rengginang ini bisa masuk ke bioskop, atau ke toko-toko besar lainnya. Dan bagaimana anak muda tidak malu dan gengsi memakan rengginang. Kami dorong terus agar produsen rengginang bisa berinovasi,” ucap dia.

Teh Nia juga mengapresiasi bertahannya para pelaku UKM rengginang di Cikancung yang masih tetap memproduksi meski ditengah pandemi Covid-19. Dimana, pandemi Covid-19 berdampak pada ekonomi masyarakat.

“Contoh, Bu Popoh (pelaku UKM rengginang) masih bisa mempekerjakan masyarakat sekitar. Saya akhirnya banyak belajar dari kehumble-an atau ketawadhuan mereka,” kata Nia di Kecamatan Cikancung. ***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]