Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/baleband/public_html/index.php:1) in /home/baleband/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/class-counter.php on line 1053
Warga Keluhkan Tanah dan Bangunan Anjlok Diduga Akibat Sumur Artesis PT Kahatex | Bale Bandung
Bale Bandung

Warga Keluhkan Tanah dan Bangunan Anjlok Diduga Akibat Sumur Artesis PT Kahatex

×

Warga Keluhkan Tanah dan Bangunan Anjlok Diduga Akibat Sumur Artesis PT Kahatex

Sebarkan artikel ini

SOLOKANJERUK, balebandung.com – Warga Kampung Mundel RT 04/RW 04 Desa Solokanjeruk, Kecamatan Solokanjeruk, mengeluhkan kondisi tanah dan bangunan rumah yang terus mengalami penurunan atau amblas diduga akibat aktivitas sumur artesis atau sumur bor dalam milik PT Kahatex Solokanjeruk.

Warga menyebut kondisi tersebut sudah berlangsung bertahun-tahun dan semakin terasa dampaknya terhadap lingkungan maupun bangunan rumah di sekitar lokasi.

Menurut warga, penurunan tanah terjadi secara perlahan namun terus menerus hingga menyebabkan beberapa bangunan mengalami kerusakan dan perubahan struktur.

“Dulu posisi rumah rata, sekarang makin turun. Ada yang sampai lebih dari satu meter,” ujar salah seorang warga, Jumat (23/5/2026).

Warga mengatakan kondisi tersebut membuat sejumlah rumah kini lebih rendah dari permukaan jalan sehingga kerap terdampak banjir saat hujan deras turun.

Bahkan, ada warga yang terpaksa meninggikan bangunan rumahnya hingga belasan bata karena khawatir rumah semakin tenggelam akibat penurunan tanah yang terus terjadi.

“Ada yang sampai bongkar suhunan rumah terus ditinggikan lagi kurang lebih 16 bata,” katanya.

Tak hanya itu, warga juga mengungkapkan sebelumnya sempat terdapat bangunan kos atau kontrakan di sekitar lokasi. Namun karena kondisi tanah terus mengalami penurunan, pemilik bangunan akhirnya membongkar bangunan tersebut dan mengalihfungsikan lahannya menjadi kolam ikan atau balong.

“Padahal tanahnya sudah berkali-kali disaeur atau diuruk, tapi tetap saja turun lagi,” ungkap warga lainnya.

Selain dampak penurunan tanah, warga juga mengeluhkan suara bising yang ditimbulkan mesin sumur artesis yang disebut beroperasi hampir setiap hari dan cukup mengganggu kenyamanan warga sekitar.

Menurut warga, kondisi tersebut sudah beberapa kali disampaikan kepada pihak terkait, namun hingga kini warga mengaku belum mendapatkan solusi yang benar-benar menyelesaikan persoalan.

Warga berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah maupun instansi terkait untuk melakukan kajian teknis terhadap dugaan dampak sumur artesis tersebut terhadap kondisi tanah dan lingkungan permukiman warga.

Masyarakat juga meminta adanya pemeriksaan menyeluruh terkait dampak lingkungan dan keberlanjutan penggunaan sumur artesis agar tidak menimbulkan kerugian lebih besar bagi warga sekitar.

Sering Terjadi

Di banyak daerah industri, terutama kawasan tekstil dan padat pabrik, eksploitasi air tanah lewat sumur artesis dengan pengambilan air tanah besar-besaran, memang kerap mengakibatkan penurunan muka tanah, bangunan retak, jalan amblas, banjir makin parah, sampai sumur warga mengering.

Bahkan beberapa penelitian ITB dan lingkungan hidup pernah menyinggung bahwa eksploitasi air bawah tanah industri bisa memicu land subsidence (penurunan tanah) dan di daerah sekitar industri tekstil memang cukup rentan.

Pengambilan air tanah besar-besaran dalam waktu lama bisa menyebabkan rongga bawah tanah menyusut, tekanan tanah berubah, hingga akhirnya permukaan tanah perlahan turun.

Kedalaman sumur artesis bisa mecapai puluhan sampai ratusan meter, untuk mengambil cadangan air bawah tanah agar debit air besar dengan menggunakan mesin pompa yang kuat.

Kebutuhan air bagi industri tekstil antara lain digunakan untuk pencucian kain, pewarnaan, pendingin mesin, produksi yang semuanya butuh air sangat banyak.

Karena itu artesis ini sering diprotes warga sebab jika pengambilan air tanah terlalu besar dan terlalu lama dapat mengakibatkn cadangan air bawah tanah berkurang, rongga tanah menyusut,
dan tekanan tanah turun.

Akibatnya bisa muncul kejadian tanah amblas, rumah retak, sumur warga kering atau banjir makin parah. Dengan artesis, air bisa naik sendiri, meski sekarang kebanyakan tetap pakai pompa mesin. Karena itu kalau tidak dikontrol, dampaknya bisa jangka panjang ke lingkungan dan permukiman warga. ***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

BANDUNG, Balebandung.com – Telkom University menetapkan sanksi administratif dan akademik terhadap dua mahasiswa terkait kasus perundungan di asrama putra yang terjadi Jumat (9/10). Sementara pemeriksaan terhadap mahasiswa lainnya masih berlangsung. Kasus tersebut melibatkan empat mahasiswa putra, terdiri dari tiga mahasiswa yang diduga sebagai pelaku dan satu mahasiswa sebagai korban. Berdasarkan pemeriksaan awal, peristiwa itu berupa […]

Bale Bandung

BANDUNG, Balebandung.com – Telkom University (Tel-U) tengah menangani dugaan perundungan di lingkungan kampus yang menjadi perhatian publik. Direktorat Kemahasiswaan, Karier, dan Alumni bersama Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT) melakukan pemeriksaan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku. Dalam siaran pers tertanggal 10 Oktober 2026, Tel-U menegaskan keselamatan, keamanan, dan kesejahteraan mahasiswa […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna mendorong Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI) memperkuat peran dalam percepatan penurunan stunting melalui edukasi gizi, pendampingan keluarga, dan intervensi berbasis data. Kolaborasi lintas sektor dinilai penting agar program kesehatan lebih tepat sasaran. Pesan tersebut disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS) dalam pelantikan pengurus DPC PERSAGI Kabupaten Bandung periode […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Sebuah pesan dari Kapolresta Bandung Kombes Pol Dr Tri Suhartanto, S.H., M.H., M.Si. mengalir ke ruang para Kabag, Kasat, Kapolsek jajaran Polresta Bandung. Ada enam butir arahan disampaikan di mana setiap butirnya menyimpan tekanan moral. Butir pertama, setiap pimpinan melakukan pengawasan melekat kepada anggota. Jangan sampai ada pelanggaran. Jangan sampai ada kejahatan. […]

Bale Bandung

MARGAHAYU, balebandung.com – Kepedulian Lanud Sulaiman terhadap persoalan lingkungan dan penanganan banjir mendapat apresiasi dari Gubernur Jawa Barat H. Dedi Mulyadi, S.H., M.M. (KDM). Gubernur Jabar menilai Lanud Sulaiman turut berperan aktif dalam upaya normalisasi sungai sebagai langkah mengatasi banjir yang kerap melanda wilayah Margahayu dan sekitarnya. Hal tersebut disampaikan Gubernur KDM saat transit di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menekankan pentingnya evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) sebagai dasar perbaikan kinerja perangkat daerah. Hal itu disampaikan dalam agenda Penetapan Peringkat SAKIP Award 2026 dan Pemberian Penghargaan kepada Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung di Grand Sunshine Soreang, Jumat (9/10/2026). Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS) mengatakan, […]