Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/baleband/public_html/index.php:1) in /home/baleband/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/class-counter.php on line 1779
Warga Keluhkan Tanah dan Bangunan Anjlok Diduga Akibat Sumur Artesis PT Kahatex | Bale Bandung
Bale Bandung

Warga Keluhkan Tanah dan Bangunan Anjlok Diduga Akibat Sumur Artesis PT Kahatex

×

Warga Keluhkan Tanah dan Bangunan Anjlok Diduga Akibat Sumur Artesis PT Kahatex

Sebarkan artikel ini

SOLOKANJERUK, balebandung.com – Warga Kampung Mundel RT 04/RW 04 Desa Solokanjeruk, Kecamatan Solokanjeruk, mengeluhkan kondisi tanah dan bangunan rumah yang terus mengalami penurunan atau amblas diduga akibat aktivitas sumur artesis atau sumur bor dalam milik PT Kahatex Solokanjeruk.

Warga menyebut kondisi tersebut sudah berlangsung bertahun-tahun dan semakin terasa dampaknya terhadap lingkungan maupun bangunan rumah di sekitar lokasi.

Menurut warga, penurunan tanah terjadi secara perlahan namun terus menerus hingga menyebabkan beberapa bangunan mengalami kerusakan dan perubahan struktur.

“Dulu posisi rumah rata, sekarang makin turun. Ada yang sampai lebih dari satu meter,” ujar salah seorang warga, Jumat (23/5/2026).

Warga mengatakan kondisi tersebut membuat sejumlah rumah kini lebih rendah dari permukaan jalan sehingga kerap terdampak banjir saat hujan deras turun.

Bahkan, ada warga yang terpaksa meninggikan bangunan rumahnya hingga belasan bata karena khawatir rumah semakin tenggelam akibat penurunan tanah yang terus terjadi.

“Ada yang sampai bongkar suhunan rumah terus ditinggikan lagi kurang lebih 16 bata,” katanya.

Tak hanya itu, warga juga mengungkapkan sebelumnya sempat terdapat bangunan kos atau kontrakan di sekitar lokasi. Namun karena kondisi tanah terus mengalami penurunan, pemilik bangunan akhirnya membongkar bangunan tersebut dan mengalihfungsikan lahannya menjadi kolam ikan atau balong.

“Padahal tanahnya sudah berkali-kali disaeur atau diuruk, tapi tetap saja turun lagi,” ungkap warga lainnya.

Selain dampak penurunan tanah, warga juga mengeluhkan suara bising yang ditimbulkan mesin sumur artesis yang disebut beroperasi hampir setiap hari dan cukup mengganggu kenyamanan warga sekitar.

Menurut warga, kondisi tersebut sudah beberapa kali disampaikan kepada pihak terkait, namun hingga kini warga mengaku belum mendapatkan solusi yang benar-benar menyelesaikan persoalan.

Warga berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah maupun instansi terkait untuk melakukan kajian teknis terhadap dugaan dampak sumur artesis tersebut terhadap kondisi tanah dan lingkungan permukiman warga.

Masyarakat juga meminta adanya pemeriksaan menyeluruh terkait dampak lingkungan dan keberlanjutan penggunaan sumur artesis agar tidak menimbulkan kerugian lebih besar bagi warga sekitar.

Sering Terjadi

Di banyak daerah industri, terutama kawasan tekstil dan padat pabrik, eksploitasi air tanah lewat sumur artesis dengan pengambilan air tanah besar-besaran, memang kerap mengakibatkan penurunan muka tanah, bangunan retak, jalan amblas, banjir makin parah, sampai sumur warga mengering.

Bahkan beberapa penelitian ITB dan lingkungan hidup pernah menyinggung bahwa eksploitasi air bawah tanah industri bisa memicu land subsidence (penurunan tanah) dan di daerah sekitar industri tekstil memang cukup rentan.

Pengambilan air tanah besar-besaran dalam waktu lama bisa menyebabkan rongga bawah tanah menyusut, tekanan tanah berubah, hingga akhirnya permukaan tanah perlahan turun.

Kedalaman sumur artesis bisa mecapai puluhan sampai ratusan meter, untuk mengambil cadangan air bawah tanah agar debit air besar dengan menggunakan mesin pompa yang kuat.

Kebutuhan air bagi industri tekstil antara lain digunakan untuk pencucian kain, pewarnaan, pendingin mesin, produksi yang semuanya butuh air sangat banyak.

Karena itu artesis ini sering diprotes warga sebab jika pengambilan air tanah terlalu besar dan terlalu lama dapat mengakibatkn cadangan air bawah tanah berkurang, rongga tanah menyusut,
dan tekanan tanah turun.

Akibatnya bisa muncul kejadian tanah amblas, rumah retak, sumur warga kering atau banjir makin parah. Dengan artesis, air bisa naik sendiri, meski sekarang kebanyakan tetap pakai pompa mesin. Karena itu kalau tidak dikontrol, dampaknya bisa jangka panjang ke lingkungan dan permukiman warga. ***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna atau KDS mengingatkan ASN agar penghasilan yang diperoleh tidak digunakan untuk aktivitas yang merusak, termasuk judi online. Sebaliknya, ia mendorong ASN memperkuat kepedulian sosial melalui zakat, infak dan sedekah (ZIS). Pesan itu disampaikan KDS dalam Siraman Rohani bagi pegawai Pemkab Bandung di Gedung Moh. Toha, Soreang, Senin (5/10/2026). […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Akademisi Telkom University (Tel-U) Lia Yuldinawati meraih penghargaan Innovator of the Year dalam ISOUL Women Leadership Award 2026 di Paris, Jumat (3/10). Lia menjadi satu-satunya pemenang dari kawasan Asia dalam ajang tersebut. Lia yang juga menjabat Kepala Program Pengembangan Tel-U dinilai unggul melalui inovasi Ladyverse, platform yang membantu pelaku usaha perempuan memanfaatkan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – DPRD Kabupaten Bandung mendorong pemerintah daerah mempercepat pembentukan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bandung. Selama ini, pelaksanaan pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika (P4GN) masih dilakukan melalui kerja sama dengan BNN Kota Cimahi. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung M. Akhiri Hailuki menilai keberadaan BNN di tingkat kabupaten sudah menjadi kebutuhan […]

Bale Bandung

CICALENGKA, balebandung.com – Kapolresta Bandung Kombes Pol Tri Suhartanto menemui Agus, pedagang keliling sapu lidi di Kampung Ciawitali, Desa Tanjungwangi, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jumat (2/10/2026). Pertemuan itu berlangsung di tengah agenda pengecekan wilayah hukum Polsek Rancaekek dan Polsek Cicalengka. Tri berbincang langsung dengan Agus yang selama ini berjualan sapu lidi keliling untuk memenuhi kebutuhan […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Mengelola kekayaan tidak lagi cukup dengan menghitung pertumbuhan aset dan mencari instrumen investasi dengan imbal hasil terbaik. Perubahan ekonomi, risiko bisnis, kesehatan hingga kesiapan generasi penerus membuat keputusan finansial semakin berkaitan dengan tujuan hidup dan keberlanjutan apa yang telah dibangun. Perspektif itulah yang diangkat Permata Bank melalui Wealth Wisdom 2026 di Bandung. […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Gerakan infak melalui program Jumat Berkah di Kecamatan Katapang tak sekadar mengumpulkan dana. Sebanyak 29 SD negeri dan swasta di wilayah tersebut berhasil menghimpun infak sebesar Rp17.746.500 yang kemudian diserahkan kepada BAZNAS Kabupaten Bandung. Penyerahan infak berlangsung di SDN Juntigirang 3, Kamis (1/10/2026), dihadiri para pengawas, Ketua K3S Kecamatan Katapang Dindin Nurodin, […]