Bale Bandung

12 Kabupaten Terbaik Bersaing Raih Nirwasita Tantra

×

12 Kabupaten Terbaik Bersaing Raih Nirwasita Tantra

Sebarkan artikel ini

SOREANG – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), akan memberikan penghargaan Nirwasita Tantra kepada kepala daerah yang berhasil melakukan pengelolaan administrasi dan kepemimpinan lingkungan terbaik, sehingga memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat. Penghargaan ini direncanakan akan diserahkan pada peringatan Hari Lingkungan Hidup 2018.

“Kepala daerah penerima penghargaan Nirwasita Tantra mencerminkan adanya leadership yang kuat dalam menjaga lingkungan demi kesejahteraan masyarakat,” kata Sekretaris Jenderal Kementerian LHK Bambang Hendroyono dalam rilisnya di Jakarta.

Bambang berharap, dari ajang penghargaan Nirwasita Tantra akan muncul inovasi dan terobosan dalam mengatasi permasalahan lingkungan, dengan sinergitas stakeholder terkait. Penghargaan tersebut akan diikuti peserta lolos tahap akhir, yakni 6 provinsi, 12 kotamadya dan 12 kabupaten, dengan tujuan untuk mendorong percepatan perbaikan kualitas lingkungan.

Dasar pemberian penghargaan Nirwasita Tantra dinilai dari Dokumen Laporan Kinerja Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (DIKPLHD) yang disusun setiap tahun oleh provinsi, kabupaten/kota.

“DIKPLHD disusun oleh tim yang dibentuk oleh kepala daerah, yang keanggotaannya melibatkan unsur-unsur perangkat daerah (PD) terkait, perguruan tinggi, & lembaga masyarakat. Tim tersebut harus dikukuhkan dengan Surat Keputusan Kepala Daerah agar terbina relasi yang harmonis antara pihak eksekutif dan pihak legislatif di daerah dalam pengelolaan lingkungan hidup yang baik,” terang Bambang.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Bandung H. Dadang M. Naser, SH,S.Ip mengatakan dalam pengelolaan lingkungan, Pemkab Bandung sudah melakukan upaya maksimal melalui inovasi program yang melibatkan semua element, baik pemerintah, pihak swasta juga masyarakat dan relawan.

“Pada peringatan Hari Lingkungan Hidup se dunia tingkat provinsi Jawa Barat, kami meraih dua penghargaan Raksa Prasada, yakni kategori DIKPLHD dan Sekolah Berbudaya Lingkungan. Setelah Raksa Prasada, dengan inovasi orisinil Kabupaten Bandung terhadap penyelesaian persoalan lingkungan, sasaran meraih Nirwasita Tantra, semata-mata untuk menjadi tolak ukur keberhasilan kami dalam merumuskan dan menerapkan kebijakan sesuai prinsip metodologi pembangunan berkelanjutan, sehingga mampu memperbaiki kualitas lingkungan hidup di Kabupaten Bandung,” papar Bupati Bandung saat ditemui di rumah jabatannya di Soreang, Rabu (29/8/18).

Pembangunan di bidang pengelolaan lingkungan, kata Dadang, jadi salah satu program prioritas yang terus menerus digalakkan oleh Pemkab Bandung. Karena menurutnya, berbagai upaya yang sudah digulirkan pemerintah belum berdampak signifikan bagi perbaikan kualitas lingkungan di Kabupaten Bandung.

“Persoalan lingkungan di Kabupaten Bandung masih menjadi pekerjaan besar yang belum kunjung usai. Selain menjadi prioritas program pembangunan pemerintah, penyelesaiannya juga sudah diintegrasikan dengan seluruh pihak, namun hasilnya masih belum signifikan. Untuk itu kita berharap masyarakatlah yang menjadi sumber solusi pengelolaan sampah, minimal di rumah dan lingkungan tempat tinggalnya mereka tertib mengelola sampah,” ungkapnya.

Pada penilaian tahap akhir, Kabupaten Bandung akan bersaing dengan 11 Kabupaten dari seluruh Indonesia, diantaranya Kabupaten Lumajang, Malang, Jember, Pesisir Selatan, Sukoharjo, Buleleng, Boyolali, Dharmasraya, Bangka Tengah, Pelalawan dan Kabupaten Tanah Bumbu. ***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]