Bale Bandung

90 Warga Terdampak Pembangunan Kereta Cepat Dapat Ganti Rugi Rp 127 M

×

90 Warga Terdampak Pembangunan Kereta Cepat Dapat Ganti Rugi Rp 127 M

Sebarkan artikel ini
Penerima ganti rugi pembebasan lahan Kereta Cepat Bandung-Jakarta, istri dari Syarif (67), di Gedung Dewi Sartika Soreang, Minggu (8/4/18). by ist

SOREANG – Badan Pertanahan Nasional (BPN) bersama PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI), membayarkan uang ganti kerugian pembebasan lahan untuk pembangunan trase dan stasiun Kereta Cepat Jakarta-Bandung, di wilayah Kabupaten Bandung, senilai Rp 127 miliar.

Pembayaran ganti rugi ini diserahkan kepada 90 orang warga di lima desa yakni Desa Cileunyi Wetan, Desa Cimekar (Kec. Cileunyi), Desa Rancaekek Wetan dan Kulon (Kec. Rancaekek) dan Desa Tegalluar (Kec. Bojongsoang), dengan total lahan yang dibebaskan sebanyak 137 bidang.

Kepala BPN Kabupaten Bandung, Atet Gandjar mengatakan, sampai saat ini pihaknya sudah melakukan pembayaran untuk pembebasan lahan di Kabupaten Bandung sebanyak 221 bidang dengan nilai total kurang lebih Rp 25 miliar.

“Pembayaran uang ganti rugi bisa diselesaikan hingga akhir April 2018. Kami pun melakukan jemput bola kepada warga sakit yang tidak dapat mengurusi transaksi tanahnya. Kami tidak ingin menyalahi, jadi pembayaran ganti rugi harus langsung diberikan kepada warga yang berhak,” kata Atet di Gedung Dewi Sartka Soreang, Kabupaten Bandung, Minggu (8/4/18).

Menurut Atet, untuk mengejar target itu pihaknya akan terus mengebut penyelesaian pembayaran ganti rugi kepada warga yang tanahnya terdampak pembebasan lahan untuk pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

“Rabu pekan depan ada lagi kurang lebih 50 orang warga. Kami akan terus maraton menyelesaikannya. Kami berkomitmen, April ini mudah-mudahan dalam pembayaran dan pelaksanaan, lancar semua,” ungkapnya.

Atet menjelaskan, total luas lahan yang harus dibebaskan di Kabupaten Bandung mencapai 625 bidang. Sedangkan yang sudah bermusyawarah dengan pihaknya,sekitar 450 bidang. Sehingga, dari musyawarah pihaknya sudah melakukan 48%, dan yang sudah dibayar 44%.

Dirut PT PSBI Natal Argawan Pardede mengatakan, seluruh kota/kabupaten di Jawa Barat yang terdampak pembebasan lahan grade dari Kota Bekasi sampai Kabupaten Bandung, sudah melakukan proses ganti rugi.

“Untuk hari Sabtu (7/4) kemarin cukup besar, untuk Jawa Barat update-nya mencapai 1.000 bidang dari total 5.200 bidang tanah yang harus diselesaikan. Untuk yang hari ini dibayar Rp 127 miliar dari 137 bidang tanah,” sebut Argawan.

Ketua Tim Pengawal, Pengaman, Pembangunan, Daerah (TP4D) sekaligus Asisten Intelejen Kejati Jabar, Utama Wisnu menambahkan, dalam pelaksanaan pembebasan lahan ini pihaknya akan terus melakukan pendampingan hukum.

Wisnu mengatakan pelaksanaan, pengawalan dan pengamanan dari TP4D Jabar terhadap pembayaran UGR dikawal dari sisi hukum. Mulai dari perencanaan dan ditetapkan lokasi serta pengukuran oleh BPN, semua ada dasar hukumnya. Sehingga diharapkan semua tidak ada penyimpangan.

“Kami melakukan penegasan hukum terhadap yang main-main atau terhadap yang akan melakukan suatu pengaruh atau penyimpangan. Mudah-mudahan masyarakat sadar semua, semua menyumbang, semua membantu untuk kelancaran pembangunan ini,” ucap Wisnu.

Salah satu warga penerima ganti rugi, Syarif (67) mengatakan, sembilan bidang lahan sawah miliknya senilai Rp 11 miliar rela dilepasnya untuk mendukung proyek nasional pembangunan Kereta Cepat.

“Memang luar biasa besar yah penggantian yang kami terima ini. Tapi kan intinya saya mau lepas karena untuk dukung pembangunan saja. Hasilnya akan dibelikan lagi sawah, akan diinvestasikan lagi,” kata Syarif. []

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung, KH. Dr. Yusuf Ali Tantowi, Lc., M.A., menyampaikan khutbah Jumat di Masjid Al-Fathu, Soreang Jumat (6/11/2026). Dalam khutbahnya, ia mengajak jamaah memahami hakikat keberuntungan dan kesuksesan hidup berdasarkan tuntunan Al-Qur’an. Mengangkat Surah Al-‘Ashr dan Surah Al-Mu’minun ayat 1–10, ia menjelaskan bahwa kesuksesan sejati tidak […]

Bale Bandung

SOREANG, balebadung.com – Bupati Bandung, Dadang Supriatna (KDS) meminta Galih Hendrawan yang terpilih sebagai Ketua DPC APDESI Merah Putih Kabupaten Bandung periode 2026–2031 untuk merangkul seluruh kepala desa dan menjaga soliditas organisasi. Kepemimpinan baru ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah desa dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan Kabupaten Bandung. Pesan tersebut disampaikan KDS seusai […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Kepala Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung, Galih Hendrawan, terpilih sebagai Ketua DPC Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia Merah Putih (APDESI MP) Kabupaten Bandung periode 2026–2031. Galih meraih kemenangan telak dalam Musyawarah Cabang (Muscab) VI yang digelar di Gedung Moh. Toha, Soreang, Jumat (6/11/2026). Berdasarkan hasil rekapitulasi dan penghitungan suara, Galih yang […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menegaskan komitmen negara untuk memenuhi seluruh hak keluarga prajurit yang gugur saat menjalankan tugas penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Komitmen tersebut disampaikan Agus saat menjadi Inspektur Upacara (Irup) pemakaman militer Letkol Cpn Anumerta Dudi Firmansyah di Taman Makam Pahlawan (TMP) Bandung, Kamis (5/11/2026). Agus menyebut […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna mengukuhkan kepengurusan Forum Kabupaten Bandung Sehat (FKBS) periode 2026–2030 sekaligus menghadiri rapat koordinasi bersama jajaran pengurus dan pemangku kepentingan terkait, di Gedung M Toha Soreang, Kamis (5/11/2026). Dalam sambutannya, KDS menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus FKBS yang telah dikukuhkan. Ia menegaskan pembangunan Kabupaten Sehat tidak dapat hanya […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Perkembangan pasar modal Indonesia belakangan ini menjadi perhatian publik, terutama setelah munculnya berbagai isu terkait Morgan Stanley Capital International (MSCI) dan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Dinamika tersebut tidak hanya menjadi perhatian investor, tetapi juga memunculkan pertanyaan mengenai kondisi ekonomi nasional dan dampaknya terhadap kehidupan masyarakat. Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis […]