Bale Bandung

DPRD Kab Bandung Dukung Pemekaran KBT

×

DPRD Kab Bandung Dukung Pemekaran KBT

Sebarkan artikel ini
 Ketua DPRD Kab Bandung Anang Susanto

Ketua DPRD Kab Bandung Anang Susanto

SOREANG – Ketua DPRD Kabupaten Bandung Anang Susanto mengatakan untuk pembentukan Kabupaten Bandung Timur (KBT), ada beberapa prosedur dan mekanisme yang harus ditempuh. “Salah satunya harus didukung oleh DPD,” sebut Anang saat ditemui di Gedong Budaya Sabilulungan, Soreang, Rabu (17/5/17).

Anang mengatakan, seandainya pembentukan DOB KBT atas instruksi pemerintah pusat, pihaknya akan membuka tangan.”Dewan sikapnya mendukung saja jika syaratnya mumpuni, jadi kita normatif ya. Masuk dulu ke bupati dari DPD, baru kita bikin rekomendasi, normatif saja tidak perlu dipaksakan,” kata politisi Partai Golkar itu. DPRD Kabupaten Bandung, tandas Anang, tidak akan menolak untuk mendukung aspirasi masyarakat secara normatif dan legal.

Senada dengannya, Bupati Bandung Dadang Naser pun mengaku dirinya menyerahkan segala keputusan terkait pembentukan Kabupaten Bandung Timur (KBT) kepada pemerintah pusat. “Itu kan diurus oleh pemerintah pusat, bukan urusan daerah, sekarang kan sedang moratorium di pusat,” tukas Dadang di tempat yang sama.

Salah seorang tokoh pemuda Kecamatan Rancaekek yang juga Wakil Ketua KNPI Rancaekek, Iwa Ahmad Sugriwa sangat mendukung pembentukan DOB KBT. Alasannya, letak geografis yang terlalu luas berdampak pada pelayanan publik dan pemerataan pembangunan tidak optimal.

“Pelayanan publik seperti administrasi kependudukan dan lainnya sangat berat dirasakan oleh kami yang berada di timur ketika harus ke Soreang. Membutuhkan waktu seharian, itupun urusannya belum tentu selesai,”kata Iwa.

Dengan adanya pemekaran wilayah ini, kata dia, selain mempermudah akses masyarakat Bandung Timur, ini juga akan berpengaruh terhadap penghematan anggaran bagi Pemkab Bandung induk. Contoh kecilnya Pemkab Bandung tidak perlu lagi mengeluarkan biaya operasional pelayanan keliling ke daerah-daerah di wilayah timur.

“Jadi bukan hanya meringankan beban masyarakat saja. Tapi beban Bandung induk juga akan berkurang, karena biaya operasional, pembangunan dan lainnya bisa lebih fokus untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah selatan,” pungkasnya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

PARARATON umumnya diartikan sebagai “Kitab Para Ratu”. Akar katanya adalah ratu. Dalam Jawa Kuno/Jawa Pertengahan, ratu tidak selalu berarti “ratu perempuan” seperti dalam bahasa Indonesia modern. Ratu bisa berarti penguasa, raja, raja perempuan, atau monark. Jadi lebih aman diterjemahkan sebagai penguasa kerajaan. Sumber ringkas juga menjelaskan Pararaton berasal dari “para ratu” yang berarti para penguasa, […]

Bale Bandung

balebandung.com – Tragedi Bubat tidak bisa terus-menerus dibaca sebagai kisah cinta yang gagal. Di balik rencana pernikahan Raja Majapahit, Hayam Wuruk, dengan putri Sunda, Dyah Pitaloka Citraresmi, ada perkara yang jauh lebih keras: kehormatan sebuah kerajaan yang dipaksa masuk ke dalam kalkulasi politik kekuasaan. Di titik itulah nama Gajah Mada tidak bisa dilepaskan. Ia bukan […]

Bale Bandung

Sebuah naskah tua dari daun lontar menyimpan ingatan panjang tentang Sunda. Namanya Carita Parahyangan. Naskah ini dikenal sebagai naskah anonim Sunda Kuno. Nama penulisnya tidak diketahui. Para ahli umumnya memperkirakan naskah ini disusun pada akhir abad ke-16, sekitar tahun 1580 M, tidak lama setelah masa akhir Pakuan Pajajaran. Dalam tradisi pernaskahan, naskah ini dikenal sebagai […]

Bale Bandung

JAKARTA, balebandung.com — Bupati Bandung Dadang Supriatna menghadiri audiensi bersama Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) RI, Rini Widyantini, di Kantor Kementerian PAN-RB, Jakarta, Rabu (13/5). Dalam pertemuan tersebut, Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS) hadir dalam kapasitasnya sebagai Ketua Harian Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI). Ia bersama jajaran pengurus APKASI menyampaikan berbagai […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com — Pembahasan Raperda Pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) di DPRD Kabupaten Bandung diperpanjang bukan tanpa alasan. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung, MA Hailuki menyebut regulasi tersebut harus disusun lebih matang karena menyangkut masa depan pengelolaan aset strategis dan potensi peningkatan PAD daerah Hailuki, menilai Raperda tentang Pengelolaan BMD memiliki posisi strategis bagi masa […]