Bale Jabar

Jalan Tol Cisumdawu Terkendala Lahan

×

Jalan Tol Cisumdawu Terkendala Lahan

Sebarkan artikel ini
ilustrasi jalan tol
ilustrasi jalan tol
ilustrasi jalan tol

BANDUNG – Pembangunan jalan tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan masih terkendala proses pembebasan lahan, karena terbatasnya anggaran dan persoalan administrasi.

Pada pembangunan seksi I dan II misalnya, masih ada tanah wakaf dan tanah kas desa yang belum selesai proses pembebasannya. Saat ini masih menunggu administrasi pembebasan kedua lahan tersebut.

“Untuk tanah wakaf, saat ini prosesnya tengah di Kementrian Agama. Sampai saat ini izinnya belum selesai,” ungkap Sekretaris Daerah Jawa Barat Iwa Karniwa, Selasa (12/4/16).

Iwa mengakui ada beberapa kendala yang harus mendapat penanganan instensif dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Di seksi I tinggal 6,6% lahan yang belum dibebaskan dan seksi II tinggal 18,88%., “Tiga lagi tanah wakaf di fase II. Ini beberapa kendala di lapangan yang harus diselesaikan,” ujarnya.

Menurutnya proses pembebasan lahan ini harus dipercepat untuk memerlancar pembangunan jalan tol tersebut. Terlebih lahan yang belum berhasil dibebaskan ini akan digunakan untuk pembangunan konstruksi jalan.

“Sehingga ketiga lokasi yang memang betul-betul harus selesai karena ini di badan jalan. Dengan demikian perlu dipercepat,” kata sekda.

Pada bulan ini, pihaknya berjanji akan melakukan akselerasi demi memercepat proses pembangunan. “Tanah wakaf kami sudah ketemu Bapak Menteri (Agama Lukman Hakim). Pak Menteri akan mendorong percepatannya, mudah-mudahan selesai,”kata dia.

Disinggung adanya penghuni lahan yang belum mau direlokasi, Iwa mengaku, akan menjalin komunikasi dengan pihak terkaitm Jika diperlukan akan melakukan upaya paksa. “Semoga tida perlu konsinyasi. Semua akan dituntaskan,” ucapnya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) bersama PT Krakatau Steel Tbk membahas tantangan industri baja nasional menuju ekosistem net zero steel di tengah tekanan biaya energi dan persaingan global. Pembahasan tersebut digelar dalam Grand Final Net Zero Steel Pathways Cohort 2026 yang diselenggarakan Center for Policy and Public Management […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Hari Tatar Sunda akan selalu diperingati setiap 18 Mei, dimulai tahun ini. Penetapan Hari Tatar Sunda telah diformalkan melalui Peraturan Gubernur (Pergub) Jawa Barat Nomor 13 Tahun 2026, tentang Penyelenggaraan Hari Tatar Sunda. Dalam Pergub itu disebutkan peringatan Hari Tatar Sunda meliputi kirab, yaitu prosesi perjalanan dari satu tempat ke tempat lainnya […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) secara resmi menetapkan 18 Mei sebagai Hari Tatar Sunda. Peringatan ini menjadi tonggak kebangkitan jati diri dan karakter warga Jawa Barat. Peneliti sejarah sekaligus Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran (Unpad) Nina Herlina mengatakan, penetapan Hari Tatar Sunda tanggal 18 Mei merujuk pada peristiwa digantinya nama […]

Bale Jabar

SUMEDANG, balebandung.co – Arak-arakan Mahkota Binokasih menjadi salah satu pertunjukkan yang dapat disaksikan masyarakat dalam Kirab Mahkota Binokasih di Kabupaten Sumedang, Sabtu (2/5/2026). Mahkota Binokasih merupakan mahkota yang sangat istimewa. Bukan hanya dari bentuknya yang terbuat dari emas, mahkota itu juga menyimpan makna kehidupan adiluhung. Radya Anom Karaton Sumedang Larang Luky Djohari Soemawilaya mengatakan, makna […]

Bale Jabar

Oleh: Prof. Dr. Nina Herlina, M.S., Ketua Tim Peneliti Hari Jadi Tatar Sunda Tidak semua kabupaten/kota di Jawa Barat ikut dalam kirab budaya, atau tidak diikutkan, sehingga masyarakat ada yang protes, misalnya Masyarakat Adat Kabupaten Garut. Oleh karena itu, saya, selaku Ketua Tim Peneliti Hari Jadi Tatar Sunda, merasa perlu menyampaikan informasi tentang kerajaan-kerajaan yang […]

Bale Jabar

SUMEDANG, balebandung,com – Binokasih Mulang Salaka mengawali Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran. Mahkota Binokasih akan diarak dengan menggunakan kereta kencana dari titik awal Museum Geusan Ulun Sumedang. Prosesi penyerahan Mahkota Binokasih ke dalam kereta kencana berlangsung khidmat di halaman Museum Geusan Ulun, Sabtu (2/5/2026). Penyerahan itu disaksikan langsung Raja Sumedang H.R.I Lukman Soeriadisoeria dan jajarannya, […]