Bale Bandung

Kabupaten Bandung Raih 11 Penghargaan Pangan

×

Kabupaten Bandung Raih 11 Penghargaan Pangan

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung H. Dadang Mohamad Naser mACenerima 11 penghargaan bidang pangan yang diserahkan Gubernur Jawa Barat H. Ahmad Heryawan pada puncak peringatan Hari Pangan Sedunia Tingkat Jawa Barat Tahun 2016 yang dipusatkan di Pelabuhanratu Kabupaten Sukabumi, Rabu (19/10/). by Humas Pemkab Bandung
Bupati Bandung H. Dadang Mohamad Naser menerima 11 penghargaan bidang pangan yang diserahkan Gubernur Jawa Barat H. Ahmad Heryawan pada puncak peringatan Hari Pangan Sedunia Tingkat Jawa Barat Tahun 2016 yang dipusatkan di Pelabuhanratu Kabupaten Sukabumi, Rabu (19/10/). by Humas Pemkab Bandung
Bupati Bandung H. Dadang Mohamad Naser menerima 11 penghargaan bidang pangan yang diserahkan Gubernur Jawa Barat H. Ahmad Heryawan pada puncak peringatan Hari Pangan Sedunia Tingkat Jawa Barat di Pelabuhanratu Kab Sukabumi, Rabu (19/10/). by Humas Pemkab Bandung.

SOREANG – Dinilai sukses dalam menangani bidang pangan, Kabupaten Bandung berhasil meraih 11 penghargaan bidang pangan tingkat Jawa Barat Tahun 2016 untuk berbagai kategori.

Penghargaan tersebut diserahkan Gubernur Jawa Barat H. Ahmad Heryawan pada puncak peringatan Hari Pangan Sedunia Tingkat Jawa Barat Tahun 2016 yang dipusatkan di Pelabuhanratu Kabupaten Sukabumi, Rabu (19/10/16).

Khusus penghargaan “Adhikarya Pangan Nusantara” (APN) untuk kategori Pembina Terbaik I diberikan kepada Bupati Bandung H. Dadang Mohamad Naser dan Kepala Desa Cihanyir Kecamatan Cikancung Kabupaten Bandung Ceceng Suparman. Sementara untuk Kategori Pemangku Ketahanan Pangan Desa Terbaik I diserahkan kepada Uus Permana dari Kampung Papakmanggu Desa Cibodas Kecamatan Pasirjambu Kab. Bandung.

Penghargaan yang sama diserahkan pula kepada KWT Binangkit Kampung Panundaan Desa Panundaan Kecamatan Ciwidey untuk Kategori Pemangku/ Pemberdayaan Masyarakat Terbaik II. Sedangkan Kategori Pelaku/Produksi Pangan Terbaik III, penghargaan APN diberikan kepada Kelompok Sugih Mukti dari Kampung Ciseureuh Desa Margaasih Kecamatan Cicalengka.

bb-pangan-award2Pada saat yang sama, Gubernur Jawa Barat menyerahkan pula Penghargaan Ketahanan Pangan kepada Desa Cihawuk Kecamatan Kertasari Kabupaten Bandung yang berhasil meraih Terbaik I untuk Kategori Desa Mandiri Pangan.

Sementara di bidang peternakan, penghargaan diterima oleh Kelompok Tani Ternak Cipedung Makmur Kutawaringin dengan meraih peringkat II Kategori Kelompok Pengembangan Agribisnis Itik 2016 dan Kelompok Ternak Harapan Jaya Kecamatan Rancaekek sebagai peraih peringkat III Kategori Kelompok Pengembangan Agribisnis Ayam Buras.

Selanjutnya masih di bidang peternakan, untuk peringkat V penghargaan masing-masing diterima oleh Kelompok tani Ternak Domba Sigura Hurip Kecamatan Pacet dan Peternak Binausaha Sapi Perah Kecamatan Pangalengan. Sedangkan untuk Kategori Kelompok Tani Hutan, penghargaan diberikan kepada Kelompok Tani Hutan Giri Senang Kecamatan Cilengkrang.

Kepala BKP3 (Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan) Kabupaten Bandung Ir. Dadang Hermawan menyebutkan, untuk penerima penghargaan terbaik I dari berbagai kategori selanjutnya akan dilombakan di tingkat nasional.

“Rencananya juara tingkat nasional penghargaan akan diserahkan pada peringatan Hari Pangan Sedunia Tingkat Nasional,” kata Dadang Hermawan.

Didukung oleh potensi sumber daya alam yang sungguh menjanjikan, Dadang Mohamad Naser sejak menduduki jabatan Bupati Bandung akhir tahun 2010 lalu telah menggariskan pengelolaan pangan harus menjadi fokus perhatian semua pihak. Pengelolaan dimaksud meliputi ketersediaan pangan, distribusi, keanekaragaman, keamanan pangan, pemberdayaan petani dan program mengatasi kerawanan pangan.

Penanganan pangan harus menjadi perhatian, mengingat kebutuhan akan pangan setiap waktu terus meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk. Setiap hari bayi terus lahir yang pada gilirannya akan membutuhkan bahan pangan. Sementara lahan untuk penyediaan bahan pangan, tidak pernah bertambah. Bahkan cenderung menurun akibat berbagai kepentingan.

“Untuk keluar dari persoalan tersebut, tidak ada jalan lain penanganan pangan harus dilakukan secara intensifikasi dengan penggunaan teknologi yang tepat guna,” kata Dadang.

Berbagai langkah terobosan untuk memantapkan intensifikasi di bidang pangan, mulai ditetapkan sejak ia memimpin Kabupaten Bandung. Tercatat ada program KRPL (Kawasan Rumah Pangan Lestari) dengan konsep memanfaatkan halaman rumah untuk tanaman yang bernilai ekonomis. Program ini telah menyebari di 170 desa dari 270 desa yang ada.

Dari berbagai langkah yang telah dilakukan, Kabupaten Bandung pada tahun 2015 telah mampu menghasilkan produksi padi sebesar 546.594 ton, atau naik dari 543.078 ton pada tahun 2014. Sedangkan produksi sayuran naik dari 682.111 ton tahun 2014 menjadi 712.601 ton.

Untuk beberapa produksi pangan seperti padi, sayuran, ikan, unggas, domba/ kambing, Kabupaten Bandung dinilai telah mampu bermandiri. Bahkan untuk sayuran dan padi, daerah ini telah mampu memberikan kontribusi bagi daerah lain. [adv]

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

PASIRJAMBU, balebandung.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung bergerak cepat menindaklanjuti keluhan sejumlah orang tua siswa SDN Cisondari 1, Kecamatan Pasirjambu, terkait dugaan pungutan menjelang kegiatan pelepasan siswa kelas VI dan kenaikan kelas. Pengawas SD Kecamatan Pasirjambu Hj. Tati Rohaeti, S.Pd., M.Pd. memastikan seluruh uang yang telanjur terkumpul dari orang tua telah dikembalikan. Sementara kegiatan pelepasan […]

Bale Bandung

CANGKUANG, balebandung.com – Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb menegaskan program Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) menjadi bukti bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun Baznas mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan. Hal itu disampaikan Ali Syakieb saat meresmikan Rumah Layak Huni Baznas milik Lisna, warga Kampung Nagrak RT 03 RW 02, Desa […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – PD-PKPNU Angkatan XI PCNU Kabupaten Bandung akan dilaksanakan di Pondok Pesantren Mardhotillah, di Kampung Rancabeureum, Desa Sukamulya, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung selama tiga hari, Jumat-Minggu 3-5 Juli 2026. Lokasi pesantren berada di wilayah Desa Sukamulya yang relatif mudah dijangkau dari Jalan Raya Rancaekek-Majalaya. Kemudian cari arah Jalan Rancabeureum, jika dari Dangdeur Rancaekek […]

Bale Bandung

MAJALAYA, balebandung.com – Taufik Hidayat (TH), tersangka pelaku penyekapan dan penganiayaan terhadap Yuvita (29), warga Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, akhirnya berhasil diamankan aparat kepolisian di wilayah Majalaya, Kabupaten Bandung. Penangkapan tersebut menjadi perkembangan terbaru dari kasus yang menyita perhatian publik setelah Yunita ditemukan dalam kondisi luka berat dan harus menjalani perawatan intensif di RSUP Dr. […]

Bale Bandung

MARGAHAYU, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mulai menyiapkan langkah jangka panjang untuk mengatasi banjir tahunan, khusunya yang melanda Kecamatan Bojongsoang. Selain pembangunan infrastruktur pengendali banjir, Pemkab Bandung juga membuka opsi relokasi warga yang selama ini tinggal di wilayah langganan genangan. Menariknya, proses penanganan banjir tersebut akan melibatkan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dan Kejaksaan Negeri Kabupaten […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – Minat calon peserta mengikuti Pendidikan Dasar-Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) Angkatan XI PCNU Kabupaten Bandung terus meningkat. Hingga saat ini, jumlah peserta yang mendaftar melalui aplikasi Siskader NU telah mencapai 100 orang. Ketua Panitia PD-PKPNU Angkatan XI-Rancaekek, Aan Aliyudin mengatakan, angka tersebut menunjukkan tingginya antusiasme dan warga Nahdliyin untuk mengikuti kaderisasi […]