Bale Bandung

Pemkab-Kejari Bale Bandung Perpanjang Kerjasama Cegah Pungli

×

Pemkab-Kejari Bale Bandung Perpanjang Kerjasama Cegah Pungli

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung H. Dadang M. Naser bersama Kepala Kejari Bale Bandung Toto Sucasto usai menandatangani Kesepakatan Pencegahan Pungli Bagi PNS, di Aula SMPN 1 Margahayu Kecamatan Margahayu , Kamis (8/11/18). by Humas Pemkab
Bupati Bandung H. Dadang M. Naser bersama Kepala Kejari Bale Bandung Toto Sucasto usai menandatangani Kesepakatan Pencegahan Pungli Bagi PNS, di Aula SMPN 1 Margahayu Kecamatan Margahayu , Kamis (8/11/18). by Humas Pemkab

BALEBANDUNG – Pemkab Bandung menandatangani perpanjangan kesepakatan bersama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Bale Bandung dalam rangka mencegah adanya pungutan liar (pungli) yang dilakukan Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebagai pelayan publik.

Penandatanganan kesepakatan yang berlaku mulai tahun 2018 sampai tahun 2023 itu, dilakukan Bupati Bandung H. Dadang M. Naser dengan Kepala Kejari Bale Bandung Toto Sucasto di sela acara Sosialisasi Pencegahan Pungli Bagi PNS, di Aula SMPN 1 Margahayu Kecamatan Margahayu , Kamis (8/11/18).

“Ini merupakan landasan untuk melakukan kerjasama dalam rangka penyelesaian masalah hukum perdata dan tata usaha negara. Sebelumnya sudah ada pola pencegahan melalui pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli),” ucap Bupati dalam acara yang digelar Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kab Bandung tersebut.

Melalui kerjasama dan sosialisasi ini, lanjut bupati, semua PNS harus memahami mana lampu merah, mana kuning, mana hijau, agar terhindar dari pungli yang merupakan bagian dari tindak pidana korupsi.

“PNS harus melek hukum, kalau tidak paham ya tanya. Konsultasikan dengan pihak berwenang untuk mencegah hal-hal yang tidak kita inginkan. Makanya ada pendampingan dari Kejari, agar kita tidak salah dalam melangkah. Harus dicegah, jangan sampai ada perilaku yang berdampak atau disinyalir melawan hukum,” tegas Dadang Naser.

Dirinya melarang keras sekolah untuk memungut iuran kepada siswanya dengan dalih apapun. “Sekolah harus pintar mencari dana, baik untuk membiayai operasional sekolah maupun untuk membiayai siswa. Terutama buat siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu, bisa dari CSR (Corporate Social Responsibility) atau Badan Amil Zakat,” saran bupati.

Kepala BKPPD Kabupaten Bandung Dr. H. Erick Juriara menambahkan, sosialisasi tersebut dilakukan sebagai bentuk pembinaan terhadap PNS di Lingkungan Pemkab Bandung.

“Selain itu juga untuk meningkatkan profesionalisme birokrasi, menuju masyarakat Kabupaten Bandung yang maju, mandiri dan berdaya saing. Bebas dari pungli dan korupsi serta mampu menyelesaikan masalah hukum di bidang keperdataan dan ketatausahaan negara,” jelas Erick.

Kegiatan sosialisasi tersebut dilaksanakan dalam 5 kegiatan, dengan sasaran 250 PNS di lingkungan Pemkab Bandung dan dilakukan secara bertahap.

“Sebanyak 150 kepala sekolah dan 100 PNS yang melakukan tugas pelayanan kepada masyarakat, menjadi sasaran kegiatan secara bertahap. Untuk hari ini, diikuti 50 orang kepala SD dan SMP yang berasal dari Daerah Pembangunan 1 dan 2,” tutupnya.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

PASIRJAMBU, balebandung.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung bergerak cepat menindaklanjuti keluhan sejumlah orang tua siswa SDN Cisondari 1, Kecamatan Pasirjambu, terkait dugaan pungutan menjelang kegiatan pelepasan siswa kelas VI dan kenaikan kelas. Pengawas SD Kecamatan Pasirjambu Hj. Tati Rohaeti, S.Pd., M.Pd. memastikan seluruh uang yang telanjur terkumpul dari orang tua telah dikembalikan. Sementara kegiatan pelepasan […]

Bale Bandung

CANGKUANG, balebandung.com – Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb menegaskan program Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) menjadi bukti bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun Baznas mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan. Hal itu disampaikan Ali Syakieb saat meresmikan Rumah Layak Huni Baznas milik Lisna, warga Kampung Nagrak RT 03 RW 02, Desa […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – PD-PKPNU Angkatan XI PCNU Kabupaten Bandung akan dilaksanakan di Pondok Pesantren Mardhotillah, di Kampung Rancabeureum, Desa Sukamulya, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung selama tiga hari, Jumat-Minggu 3-5 Juli 2026. Lokasi pesantren berada di wilayah Desa Sukamulya yang relatif mudah dijangkau dari Jalan Raya Rancaekek-Majalaya. Kemudian cari arah Jalan Rancabeureum, jika dari Dangdeur Rancaekek […]

Bale Bandung

MAJALAYA, balebandung.com – Taufik Hidayat (TH), tersangka pelaku penyekapan dan penganiayaan terhadap Yuvita (29), warga Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, akhirnya berhasil diamankan aparat kepolisian di wilayah Majalaya, Kabupaten Bandung. Penangkapan tersebut menjadi perkembangan terbaru dari kasus yang menyita perhatian publik setelah Yunita ditemukan dalam kondisi luka berat dan harus menjalani perawatan intensif di RSUP Dr. […]

Bale Bandung

MARGAHAYU, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mulai menyiapkan langkah jangka panjang untuk mengatasi banjir tahunan, khusunya yang melanda Kecamatan Bojongsoang. Selain pembangunan infrastruktur pengendali banjir, Pemkab Bandung juga membuka opsi relokasi warga yang selama ini tinggal di wilayah langganan genangan. Menariknya, proses penanganan banjir tersebut akan melibatkan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dan Kejaksaan Negeri Kabupaten […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – Minat calon peserta mengikuti Pendidikan Dasar-Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) Angkatan XI PCNU Kabupaten Bandung terus meningkat. Hingga saat ini, jumlah peserta yang mendaftar melalui aplikasi Siskader NU telah mencapai 100 orang. Ketua Panitia PD-PKPNU Angkatan XI-Rancaekek, Aan Aliyudin mengatakan, angka tersebut menunjukkan tingginya antusiasme dan warga Nahdliyin untuk mengikuti kaderisasi […]