Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/baleband/public_html/index.php:1) in /home/baleband/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/class-counter.php on line 1779
Pengrajin Bata Merah Nagreg Gulung Tikar | Bale Bandung
Bale Bandung

Pengrajin Bata Merah Nagreg Gulung Tikar

×

Pengrajin Bata Merah Nagreg Gulung Tikar

Sebarkan artikel ini
Pengrajin bata merah di Kp Mekarsari, Desa Mandalawangi, Kec Nagreg, Kab Bandung. by TAM/bbcom
Pengrajin bata merah di Kp Mekarsari, Desa Mandalawangi, Kec Nagreg, Kab Bandung. by TAM/bbcom

NAGREG – Tingginya biaya produksi dibanding harga penjualan bata merah, mengancam ratusan perajin bata merah di Kecamatan Nagreg Kabupaten Bandung, gulung tikar.

Seperti pengakuan salah seorang perajin bata merah, Ny Entin (27), warga Kampung Mekarsari, Desa Mandalawangi, Kecamatan Nagreg, untuk memproduksi bata sebanyak 30 ribu buah, biaya yang dibutuhkan perajin bisa mencapai Rp 10 juta.

“Biaya Rp10 juta tersebut dibutuhkan untuk pembelian tanah liat, pengadaan abu sekam, hingga proses pembakaran. Tapi hasil penjualan keseluruhan bata merah yang sudah jadi itu malah kurang dari Rp10 juta,” ungkap Entin kepada Balebandung.com di tempat produksinya, Selasa (2/2/16).

Ia menambahkan, harga jual bata merah yang sudah jadi, paling tinggi biasanya hanya Rp300 per buah. Tapi kadang bandar juga menawar hingga Rp290 per batanya. “Sekarang hitung aja, kalau dijual paling tinggi Rp.300, dikalikan 30.000 bata, kami hanya mendapat Rp 9 juta. Sedangkan biaya produksi mencapai Rp10 juta,” urai Entin.

Hal serupa juga dirasakan pengrajin batu bata lainnya, Iskandar (39) yang mengaku bata merah produksi para perajin dihargai Rp400/buah. Mereka masih bisa menyisihkan penghasilannya untuk biaya produksi ke depannya.

“Sebetulnya untuk menjual bata buatan kami tidaklah sulit, karena di Nagreg banyak bandar yang siap membeli bata produksi kami. Tapi ya harga paling tingginya hanya Rp300,” ungkap Iskandar.

Selama ini warga Kampung Mekarsari yang mayoritas beprofesi sebagai pembuat bata merah, untuk memproduksi batanya harus meminjam modal dengan sistim tengkulak, sehingga para perajin tidak bisa menghasilkan keuntungan yang maksimal.

“Kebanyakan kita tidak bermodal sendiri, tapi pinjam dari bandar. Ini yang membuat kami tidak pernah mendapat keuntungan lebih. Hasilnya hanya cukup untuk menyambung hidup saja,” tutur Iskandar.?

?Para perajin berharap, pemerintah bisa memberikan perhatian banyak terhadap perajin batu bata merah. Minimal memfasilitasi permodalan dengan cara membuatkan koperasi agar para perajin tidak terlilit utang dengan bunga yang besar. by TAM

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna atau KDS mengingatkan ASN agar penghasilan yang diperoleh tidak digunakan untuk aktivitas yang merusak, termasuk judi online. Sebaliknya, ia mendorong ASN memperkuat kepedulian sosial melalui zakat, infak dan sedekah (ZIS). Pesan itu disampaikan KDS dalam Siraman Rohani bagi pegawai Pemkab Bandung di Gedung Moh. Toha, Soreang, Senin (5/10/2026). […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Akademisi Telkom University (Tel-U) Lia Yuldinawati meraih penghargaan Innovator of the Year dalam ISOUL Women Leadership Award 2026 di Paris, Jumat (3/10). Lia menjadi satu-satunya pemenang dari kawasan Asia dalam ajang tersebut. Lia yang juga menjabat Kepala Program Pengembangan Tel-U dinilai unggul melalui inovasi Ladyverse, platform yang membantu pelaku usaha perempuan memanfaatkan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – DPRD Kabupaten Bandung mendorong pemerintah daerah mempercepat pembentukan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bandung. Selama ini, pelaksanaan pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika (P4GN) masih dilakukan melalui kerja sama dengan BNN Kota Cimahi. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung M. Akhiri Hailuki menilai keberadaan BNN di tingkat kabupaten sudah menjadi kebutuhan […]

Bale Bandung

CICALENGKA, balebandung.com – Kapolresta Bandung Kombes Pol Tri Suhartanto menemui Agus, pedagang keliling sapu lidi di Kampung Ciawitali, Desa Tanjungwangi, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jumat (2/10/2026). Pertemuan itu berlangsung di tengah agenda pengecekan wilayah hukum Polsek Rancaekek dan Polsek Cicalengka. Tri berbincang langsung dengan Agus yang selama ini berjualan sapu lidi keliling untuk memenuhi kebutuhan […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Mengelola kekayaan tidak lagi cukup dengan menghitung pertumbuhan aset dan mencari instrumen investasi dengan imbal hasil terbaik. Perubahan ekonomi, risiko bisnis, kesehatan hingga kesiapan generasi penerus membuat keputusan finansial semakin berkaitan dengan tujuan hidup dan keberlanjutan apa yang telah dibangun. Perspektif itulah yang diangkat Permata Bank melalui Wealth Wisdom 2026 di Bandung. […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Gerakan infak melalui program Jumat Berkah di Kecamatan Katapang tak sekadar mengumpulkan dana. Sebanyak 29 SD negeri dan swasta di wilayah tersebut berhasil menghimpun infak sebesar Rp17.746.500 yang kemudian diserahkan kepada BAZNAS Kabupaten Bandung. Penyerahan infak berlangsung di SDN Juntigirang 3, Kamis (1/10/2026), dihadiri para pengawas, Ketua K3S Kecamatan Katapang Dindin Nurodin, […]