Bale Bandung

Semangat Efisiensi, Pemkab Bandung Terapkan Sistem Penatausahaan Belanja Terintegrasi untuk Semua OPD

×

Semangat Efisiensi, Pemkab Bandung Terapkan Sistem Penatausahaan Belanja Terintegrasi untuk Semua OPD

Sebarkan artikel ini
Wabup Bandung Ali Sykieb didampingi Kepala BKAD Kabupaten Bandung Yana Rosmiana saat launching penerapan Sistem Penatausahaan Belanja Terintegrasi, di Pusdikmin Lemdiklat Polri, Gedebage Kota Bandung.

SOREANG, balebandung.com – Permohonan sampai pencairan belanja barang dan jasa Pemerintah Kabupaten Bandung menjadi lebih ringkas. Paling lama dua hari bisa beres. Hal itu berlaku semenjak 20 November 2025, satu hari setelah peluncuran dan pelaksanan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penerapan Sistem Penatausahaan Belanja Terintegrasi.

Inovasi Sistem Penatausahaan ini merupakan proyek perubahan yang digagas Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Bandung Yana Rosmiana, pada pelaksanaan Diklatpim Nasional Tingkat II yang digelar Pusdikmin.

Kepala BKAD Kabupaten Bandung Yana Rosmiana menyatakan, penerapan Sistem Penatausahaan Belanja Terintegrasi itu memberi kepastian kecepatan dalam hal pewaktuan. Beriringan dengan hal itu, sistem memuat semangat efisiensi anggaran.

“Berdasakan prosedur operasi standar, permohonan sampai pencairan belanja barang dan jasa yang lalu, itu memakan waktu selama lima hari. Kini, dengan transformasi digital dalam pengelolaan keuangan -berupa Sistem Penatausahaan Belanja Terintegrasi-, permohonan sampai pencairan belanja bisa menjadi dua hari. Dalam praktiknya, proses itu cukup satu hari, bahkan ada yang cuma hitungan jam,” ucap Yana Rosmiana, Selasa (2/12/2025).

Yana menceritakan kondisi sebelum berlakunya inovasi Sistem Penatausahaan Belanja Terintegrasi. Total berkas surat permintaan pembayaran langsung, uang persediaan maupun ganti uang dari tiap-tiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mencapai di antara 19 ribu sampai 21 ribu eksemplar per tahun. Jumlah itu belum termasuk administasi belanja dana desa.

“Berkas begitu banyak. Saat ini, sudah paperless atau tanpa kertas. Dengan demikian, ada efisiensi, paling tidak dalam hal pengadaan kertas,” ucap Yana.

Implementasi sistem tersebut, kata dia, menguatkan pelayanan keuangan Pemkab Bandung. Pada ujungnya, hal itu turut meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Kepala BKAD mengatakan, pihaknya menghadirkan sistem itu berdasarkan Diklat Kepemimpinan II. Dalam pelaksanaannya, BKAD Kabupaten Bandung bekerja sama dengan Pusat Data dan Sistem Informasi (Pusdatin) Kementerian Dalam Negeri dan Bank bjb.

Atas inovasi ini, Bupati Bandung Dadang Supriatna mengapresiasi peluncuran Sistem Penatausahaan Belanja Terintegrasi. Menurut Bupati Bandung hal itu merupakan bentuk komitmen dalam mewujudkan pengelolaan keuangan lebih modern dan terintegrasi.

Menurutnya sistem ini merupakan bagian upaya Pemkab Bandung dalam mempercepat pencairan belanja daerah sekaligus meningkatkan transparansi. Melalui sistem yang terkoneksi dengan pusat, setiap tahapan pengelolaan anggaran terpantau lebih jelas, terdokumentasi, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Tiap-tiap OPD perlu mengoptimalkan penggunaan sistem itu. Kami yakin, transformasi digital dalam pengelolaan keuangan dapat berjalan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ucap Bupati Dadang Supriatna.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]