Bale Bisnis

Kinerja Jasa Keuangan Jawa Barat Tetap Solid di Triwulan I 2026

×

Kinerja Jasa Keuangan Jawa Barat Tetap Solid di Triwulan I 2026

Sebarkan artikel ini

BANDUNG, balebandung.com — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Barat menyatakan kinerja sektor jasa keuangan di Jawa Barat hingga Triwulan I 2026 tetap menunjukkan ketahanan dan pertumbuhan positif di tengah dinamika ekonomi global maupun nasional.

Kepala OJK Provinsi Jawa Barat Darwisman mengatakan stabilitas sektor jasa keuangan tetap terjaga, ditopang oleh pertumbuhan aset, dana pihak ketiga (DPK), dan penyaluran kredit perbankan.

Per Maret 2026, total aset perbankan di Jawa Barat tumbuh 5,93 persen secara tahunan (year on year), dana pihak ketiga tumbuh 9,17 persen, sementara kredit tumbuh 1,39 persen. Tingkat kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) juga masih terjaga pada level 3,44 persen.

“Di tengah tekanan ekonomi global dan nasional, sektor jasa keuangan di Jawa Barat masih mampu menjaga stabilitas dan tumbuh positif. Hal ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap perbankan tetap kuat,” kata Darwisman.

OJK mencatat penyaluran kredit berdasarkan lokasi proyek di Jawa Barat mencapai Rp1.047 triliun atau tumbuh 1,39 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Nilai tersebut menjadikan Jawa Barat sebagai provinsi dengan pangsa kredit terbesar kedua secara nasional setelah DKI Jakarta, dengan market share mencapai 11,85 persen.

Sejumlah sektor masih mencatat pertumbuhan positif, antara lain rumah tangga, industri pengolahan, real estate, serta sektor pengangkutan dan pergudangan. Namun beberapa sektor seperti perdagangan, konstruksi, dan pertanian mengalami perlambatan akibat meningkatnya risiko kredit.

Selain sektor perbankan, perkembangan pasar modal di Jawa Barat juga menunjukkan pertumbuhan signifikan. Jumlah Single Investor Identification (SID) mencapai 4,86 juta atau tumbuh 63,76 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan menjadi yang tertinggi secara nasional. Nilai transaksi saham investor Jawa Barat tercatat mencapai Rp36,4 triliun, terbesar kedua setelah DKI Jakarta.

Di sektor pembiayaan, perusahaan pembiayaan, modal ventura, fintech lending, dan dana pensiun juga mencatat pertumbuhan positif. Penyaluran pembiayaan fintech peer to peer lending, misalnya, mencapai Rp23,94 triliun atau tumbuh 22,39 persen secara tahunan.

Pada sisi edukasi dan perlindungan konsumen, OJK Jawa Barat bersama OJK Cirebon dan OJK Tasikmalaya telah melaksanakan 1.004 kegiatan edukasi keuangan sepanjang Januari hingga April 2026 dengan total peserta mencapai 1,81 juta orang. Program tersebut menyasar berbagai kelompok masyarakat, mulai dari pelajar, mahasiswa, perempuan, penyandang disabilitas, petani, nelayan hingga pelaku UMKM.

Darwisman menegaskan OJK akan terus memperkuat pengawasan serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan guna menjaga stabilitas sektor jasa keuangan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi Jawa Barat secara berkelanjutan.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bisnis

JAKARTA, balebandung.com – PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (“Perseroan”), entitas anak PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), menyetujui pembagian dividen sebesar Rp329,3 miliar atau 50% dari laba bersih sebesar Rp658,7 miliar yang dibukukan pada tahun buku 2025. Pembagian dividen ini menjadi salah satu keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (“RUPST/Rapat”) Tahun Buku 2025 yang diselenggarakan […]

Bale Bisnis

BANDUNG, balebandung.com – Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Provinsi Jawa Barat mendorong industri perbankan memperluas akses layanan keuangan yang ramah bagi penyandang disabilitas. Salah satunya melalui pelatihan Bahasa Isyarat Indonesia atau BISINDO bagi petugas pelayanan bank. Kepala OJK Provinsi Jawa Barat Darwisman mengatakan pelatihan BISINDO bagi frontliner perbankan merupakan bagian dari upaya memastikan seluruh masyarakat […]

Bale Bisnis

BANDUNG, balebandung.com – Program 3 juta rumah yang digagas Presiden Prabowo Subianto bukan sekadar proyek pembangunan fisik. Ini adalah program kemanusiaan sekaligus program ekonomi sebagai bentuk keberpihakan negara kepada rakyat kecil. Demikian disampaikan Ketua Umum DPP Real Estate Indonesia (REI) Joko Suranto kepada pers di Bandung, Senin (11/5/2026). “Rumah itu bukan hanya bangunan, tetapi juga […]

Bale Bisnis

BANDUNG, balebandung.com — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mencabut izin usaha Perusahaan Pergadaian PT Gadai Dwijaya Utama yang beralamat di Jalan Ahmad Yani Nomor 18-20, Kelurahan Larangan, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Provinsi Jawa Barat. Pencabutan izin usaha tersebut ditetapkan melalui Keputusan Kepala OJK Provinsi Jawa Barat Nomor KEP-58/KO.12/2026 tanggal 4 Mei 2026. OJK menjelaskan, pencabutan […]

Bale Bisnis

Oleh: Iwa Ahmad Sugriwa Seorang anak, sudah mahasiswi, mendapatkan THR dari orangtuanya saat Lebaran 2026. Anak itu ditanya sama ayahnya, “buat apa Kak uang THR-nya?” Si anak menjawab, “buat ditabung!” Sebulan berselang si anak itu menerima lagi sejumlah uang dari orangtuanya sebagai hadiah ulang tahunnya. Si anak ditanya lagi sama ayahnya, buat apa Kak uangnya? […]

Bale Bisnis

SOREANG – Komitmen menghadirkan kebijakan yang berpihak pada masyarakat kembali ditunjukkan Bupati Bandung, Dadang Supriatna. Melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Pemerintah Kabupaten Bandung menggulirkan program insentif pajak daerah tahun 2026 dengan penghapusan sanksi administrasi atau denda. Kebijakan yang berlaku mulai 1 April hingga 30 Juni 2026 ini menjadi langkah strategis di bawah kepemimpinan Dadang Supriatna […]