balebandung.com – Pagi belum benar-benar terang ketika aktivitas mulai terlihat di sebuah rumah keluarga menak di Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Embun masih menempel di ujung daun padi. Dari kejauhan terdengar suara orang-orang yang berangkat ke sawah. Priangan pada akhir abad ke-19 masih didominasi hamparan kebun dan persawahan. Bandung memang mulai berkembang menjadi kota penting bagi […]
Berita Terbaru
Nini Anteh dalam Arsip Belanda: Ketika Legenda Sunda Dicatat C.M. Pleyte pada 1912
balebandung.com – Banyak urang Sunda mengenal Nini Anteh sebagai perempuan tua yang tinggal di Bulan bersama kucingnya, Candramawat. Bahkan ada guyonan yang cukup populer: lain Neil Armstrong nu mimiti nepi ka bulan mah, Nini Anteh atuh. Di balik candaan itu, ada fakta menarik yang jarang diketahui. Legenda Nini Anteh ternyata pernah dicatat oleh etnografer Belanda […]
Si Jalak Harupat: Julukan yang Lahir dari Ruang Sidang
Episode 2 — Julukan yang Lahir dari Ruang Sidang balebandung.com – Bandung pada dekade 1920-an bukan lagi kota kecil yang tenang di Priangan. Kota itu mulai dipenuhi diskusi politik, rapat organisasi, dan perdebatan tentang masa depan bumiputra di bawah pemerintahan kolonial Hindia Belanda. Di berbagai sudut kota, kaum terdidik pribumi mulai berbicara tentang hak rakyat, […]
Bale Bandung
Si Jalak Harupat: Putra Bojongsoang yang Menolak Tunduk
Episode 1 – Otto Iskandardinata dan Republik yang Belum Selesai balebandung.com – Kabut pagi masih menggantung di hamparan sawah Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung, ketika seorang anak kecil berdiri memperhatikan jalan tanah yang dilalui para pejabat kolonial Hindia Belanda. Di kejauhan, kereta kuda bergerak perlahan menuju Bandung. Anak itu belum tahu bahwa suatu hari namanya akan […]
Kujang Bukan Senjata Perang Urang Sunda
balebandung.com – Pada awal tahun 1950-an, hampir seluruh orang Sunda memiliki rasa tidak nyaman terhadap orang Jawa. Hingga kemudian gerakan kesundaan kembali bangkit, baik oleh tokoh-tokoh yang memang telah berkecimpung dalam gerakan itu sejak sebelum perang. Tokoh-tokoh seperti Ema Bratakusumah, Soetisn (Soetisna Sendjaja), Iwa Koesoemasoemantri, Otong Kosasih Joedakoesoemah, dan lainnya mendirikan sejumlah organisasi seperti Daya […]
“Dari Hal Kamus” 1948: Cara Intelektual Sunda Awal Republik Memandang Bahasa dan Kemajuan Rakyat
balebandung.com – Pada masa awal Indonesia merdeka, bahasa dipandang bukan sekadar alat komunikasi, tetapi juga sarana memajukan rakyat. Hal itu tampak jelas dalam tulisan pengantar Kamus Basa Sunda karya R. Satjadibrata terbitan Balai Pustaka tahun 1948. Tulisan berjudul “Dari Hal Kamus” ini menarik karena memperlihatkan bagaimana kaum intelektual Sunda ketika itu melihat hubungan antara bahasa […]
Kamus Basa Sunda 1948: Ketika Bahasa Sunda Dipandang Sebagai Alat Pembangunan Bangsa
balebadung.com – Pada Maret 1948, R. Satjadibrata menulis pengantar yang menarik dalam Kamus Basa Sunda terbitan Balai Pustaka. Pengantar itu bukan sekadar pembuka kamus, melainkan cerminan cara intelektual Sunda awal republik memandang bahasa sebagai alat pembangunan rakyat dan persatuan Indonesia. Berikut versi ketik ulang dengan ejaan modern untuk dokumentasi sejarah bahasa Sunda. Pendahuluan Dalam pendahuluan […]
Bupati KDS Akui Daerah Masih Gamang Jalankan UU Pesantren
CANGKUANG, balebandung.com – Bupati Bandung HM Dadang Supriatna menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bandung untuk terus mendukung dan memajukan dunia pendidikan berbasis pondok pesantren. Komitmen tersebut disampaikan Bupati Bandung yang akrab disapa Kang DS saat menghadiri silaturahmi bersama Kementerian Agama dan para pimpinan pondok pesantren se-Kabupaten Bandung bertajuk Ngobrol tentang Pesantren (Ngonten) di Pesantren Miftahul Jaza, […]
Ketua Harian DKM Al Jabbar: Hakikat Qurban adalah Menyembelih Ego dan Kesombongan
BANDUNG, balebandung.com – Ketua Harian DKM Masjid Raya Al Jabbar KH Tata Moch Tasdiq SH mengajak umat Islam memaknai Idul Adha tidak hanya sebagai ritual penyembelihan hewan kurban, tetapi juga sebagai momentum menyembelih sifat sombong, egoisme, dan kecintaan berlebihan terhadap dunia. Hal itu disampaikan KH Tata Moch Tasdiq yang juga pimpinan Pondok Pesantren Al-Qur’an Fajar Ashshidiqi, […]
Tasyakur Khitanan Massal Al Hidayah, KDS Bagikan Panyecep Buat Anak yang Disunat
CIPARAY, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna mengapresiasi peranan dari Yayasan Pondok Pesantren Al Hidayah yang turut berkontribusi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, dengan mendirikan lembaga pendidikan Islam yaitu SD, SMP dan SMA Al-Hidayah. Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS) menyatakan pembangunan di Kabupaten Bandung khususnya di bidang pendidikan tidak akan berjalan optimal tanpa kontribusi dari pihak […]
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.
