Bale Bandung

Si Jalak Harupat (4): Lahirnya Si Jalak Harupat

×

Si Jalak Harupat (4): Lahirnya Si Jalak Harupat

Sebarkan artikel ini

balebandung,com – Bandung pada awal dekade 1920-an berbeda dengan Bandung yang dikenal Oto saat masih sekolah. Kota itu semakin ramai. Jalan-jalan dipenuhi kendaraan, toko-toko baru bermunculan, dan diskusi politik terdengar di banyak tempat.

Organisasi masyarakat berkembang pesat. Surat kabar menjadi ruang perdebatan yang hidup. Orang-orang mulai berani menyampaikan pendapat yang sebelumnya hanya dibicarakan diam-diam. Di tengah perubahan itu, Oto semakin aktif dalam kegiatan Paguyuban Pasundan.

Awalnya ia datang sebagai peserta rapat. Lama-kelamaan ia menjadi salah satu orang yang paling sering berbicara. Bukan karena suaranya paling keras. Melainkan karena ia mampu menyampaikan sesuatu yang dirasakan banyak orang tetapi sulit diucapkan.

Dalam satu pertemuan organisasi, seorang peserta tua memperhatikan cara Oto berbicara. Ketika orang lain memilih kata-kata yang aman, Oto justru langsung menuju pokok persoalan. Ketika banyak orang menghindari perdebatan, ia tidak ragu menyampaikan pandangan yang berbeda.

Ruang rapat yang semula tenang sering berubah hidup ketika Oto mulai berbicara. Ia tidak berteriak. Tetapi kata-katanya selalu tepat sasaran.

Semakin sering tampil di depan publik, namanya semakin dikenal. Tidak hanya di lingkungan Paguyuban Pasundan, tetapi juga di kalangan guru, wartawan, dan aktivis pergerakan.

Suatu hari, dalam salah satu pertemuan yang berlangsung hingga malam, seseorang menyamakan Oto dengan jalak harupat. Burung kecil itu dikenal lincah, berani, dan sulit ditundukkan. Tubuhnya tidak besar, tetapi ketika menghadapi lawan, ia tidak mudah mundur.

Perumpamaan itu membuat orang-orang tertawa. Tetapi sejak saat itu julukan tersebut mulai melekat. Si Jalak Harupat.

Mungkin tidak ada seorang pun yang menyadari bahwa julukan yang lahir dalam suasana santai itu akan bertahan puluhan tahun dan menjadi bagian dari sejarah.

Yang jelas, sejak masa itu, semakin banyak orang datang untuk mendengar Oto berbicara. Dan semakin banyak pula mata yang mulai memperhatikannya.***bersambung

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna melontarkan kritik terhadap kinerja Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR), khususnya dalam penataan jaringan utilitas telekomunikasi dan implementasi ducting. Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS) mempertanyakan masih ditemukannya kabel telekomunikasi yang melintang dan tidak tertata dan semrawut, sementara Pemerintah Kabupaten Bandung telah memiliki regulasi yang mengatur pipa bersama […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com — Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) atau Basic Class Korps Sukarela (KSR) PMI Kabupaten Bandung Angkatan XV diduga diwarnai praktik perpeloncoan dan kekerasan fisik terhadap peserta. Dugaan tersebut disampaikan salah seorang orang tua peserta berinisial Yn warga Kabupaten Bandung. Kepada balebandung.com, Yn mengaku anaknya mengalami trauma setelah mengikuti Diklatsar yang berlangsung sekitar setahun […]