Kidung Sunda (5): Kabar Buruk untuk Prabu Sunda

Kidung Sunda (5): Kabar Buruk untuk Prabu Sunda

Bale Bandung

Catatan Redaksi: Serial ini merupakan saduran prosa dari Kidung Sunda, karya sastra Jawa Pertengahan yang dikenal melalui tradisi manuskrip Bali/Jawa-Bali. Pengarangnya tidak diketahui secara pasti. Ada keterangan yang mengaitkan teks ini dengan kemungkinan pengarang berlatar Jawa yang pindah dan tinggal menetap di Bali karena bahasanya menggunakan Bahasa Bali/Jawa Kuno. Menariknya, meski bukan teks berbahasa Sunda, Kidung […]

Kidung Sunda (4): Tiba di Bubat

Kidung Sunda (4): Tiba di Bubat

Bale Bandung

Catatan Redaksi: Serial ini merupakan saduran prosa dari Kidung Sunda, karya sastra Jawa Pertengahan yang dikenal melalui tradisi manuskrip Bali/Jawa-Bali. Pengarangnya tidak diketahui secara pasti. Ada keterangan yang mengaitkan teks ini dengan kemungkinan pengarang berlatar Jawa yang pindah dan tinggal menetap di Bali, tetapi hal itu tetap perlu dibaca sebagai dugaan, bukan fakta final. Menariknya, meski […]

Kidung Sunda (3): Dari Lamaran Hingga Bayang-bayang Bubat

Kidung Sunda (3): Dari Lamaran Hingga Bayang-bayang Bubat

Bale Bandung

Catatan Redaksi: Serial ini merupakan saduran prosa dari Kidung Sunda, karya sastra Jawa Pertengahan yang dikenal melalui tradisi manuskrip Bali/Jawa-Bali. Pengarangnya tidak diketahui secara pasti. Ada keterangan yang mengaitkan teks ini dengan kemungkinan pengarang berlatar Jawa yang pindah dan tinggal menetap di Bali, tetapi hal itu tetap perlu dibaca sebagai dugaan, bukan fakta final. Menariknya, meski […]

Kidung Sunda (2): Gambar Putri Galuh di Hadapan Para Raja

Kidung Sunda (2): Gambar Putri Galuh di Hadapan Para Raja

Bale Bandung

III Gambar Puteri Galuh Pagi itu Majapahit tampak berseri. Para hadirin berkumpul. Sang Prabu Tua, Prabu Daha, dan Sang Nalendra Majapahit duduk di tempat kehormatan. Sang Nalendra Majapahit tampil gagah tiada tanding. Cahayanya benderang terang. Gagah pembawaan, tampan dari kodrat, patut menjadi pengayom negara. Tajam pandang matanya yang elok, tanda berakal tajam. Busana Sang Hayam […]

Kidung Sunda (1): Putri Galuh, Kabar Kecantikan dari Tanah Sunda

Kidung Sunda (1): Putri Galuh, Kabar Kecantikan dari Tanah Sunda

Bale Bandung

Catatan Redaksi: Serial ini merupakan saduran prosa dari Kidung Sunda, karya sastra Jawa Pertengahan yang dikenal melalui tradisi manuskrip Bali/Jawa-Bali. Pengarangnya tidak diketahui secara pasti. Ada keterangan yang mengaitkan teks ini dengan kemungkinan pengarang berlatar Jawa yang pindah dan tinggal menetap di Bali, tetapi hal itu tetap perlu dibaca sebagai dugaan, bukan fakta final. Menariknya, […]

Kualat Bubat: Saat Gajah Mada Gagal Taklukkan Sunda, Majapahit Retak dari Dalam

Kualat Bubat: Saat Gajah Mada Gagal Taklukkan Sunda, Majapahit Retak dari Dalam

Bale Bandung

balebandung.com – Perang Bubat bukan akhir Kerajaan Sunda. Yang gugur di Lapangan Bubat adalah rombongan kerajaan, bukan negara Sunda-Galuh. Setelah tragedi itu, Sunda-Galuh justru berlanjut di bawah Pangeran Niskala Wastu Kancana, Putra dari Prabu Wangi Linggabuana dan Kerajaan Sunda mencapai kegemilangan baru pada masa Sri Baduga Maharaja atau Prabu Siliwangi. Sebaliknya, Majapahit membawa noda politik […]

Niskala Wastu Kancana, Penerus Prabu Wangi Linggabuana: Anak Bubat yang Jadi Raja Besar

Niskala Wastu Kancana, Penerus Prabu Wangi Linggabuana: Anak Bubat yang Jadi Raja Besar

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – Pangeran Wastu Kancana ditinggal wafat ayahnya, Prabu Maharaja Linggabuana, ketika ia berusia 9 tahun. Ayahnya meninggal dalam Perang Bubat tahun 1357 M. Karena Wastu masih terlalu muda untuk menjadi Raja Sunda, pemerintahan lalu dipegang oleh pamannya, Sang Bunisora, sebagai pejabat sementara raja. Perang Bubat bukan cuma tragedi gugurnya Prabu Linggabuana, Dyah Pitaloka, dan […]

Bubat dalam Pararaton: Tragedi yang Dipicu Nafsu Kuasa Gajah Mada

Bubat dalam Pararaton: Tragedi yang Dipicu Nafsu Kuasa Gajah Mada

Bale Bandung

PARARATON umumnya diartikan sebagai “Kitab Para Ratu”. Akar katanya adalah ratu. Dalam Jawa Kuno/Jawa Pertengahan, ratu tidak selalu berarti “ratu perempuan” seperti dalam bahasa Indonesia modern. Ratu bisa berarti penguasa, raja, raja perempuan, atau monark. Jadi lebih aman diterjemahkan sebagai penguasa kerajaan. Sumber ringkas juga menjelaskan Pararaton berasal dari “para ratu” yang berarti para penguasa, […]

Ketika Sunda Menolak Takluk: Kidung Sunda Jilid II dan Runtuhnya Ambisi Palapa Gajah Mada

Ketika Sunda Menolak Takluk: Kidung Sunda Jilid II dan Runtuhnya Ambisi Palapa Gajah Mada

Bale Bandung

Kidung Sunda II membawa pembaca ke bagian paling keras dari tragedi Bubat. Di medan itu, ambisi Sumpah Palapa bertemu dengan martabat Sunda yang menolak tunduk. Gajah Mada boleh menghendaki Sunda masuk ke dalam daftar taklukan, tetapi Bubat justru memperlihatkan batas politiknya: Sunda memilih gugur sebagai kerajaan merdeka daripada hidup sebagai tanda penyerahan. ===== HALAMAN 8 […]

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.